Anak-anak yang terkasih dan dicintai,
terima kasih karena telah berkumpul di sini dalam doa dan berlutut di hadapan-Ku.
Anak-anak terkasih, Aku meminta kerendahan hati dari kalian, namun kalian terus menjadi sombong.
Aku meminta pengampunan dari kalian, namun kalian menyimpan dendam.
Aku meminta perdamaian dari kalian, namun dunia sedang diluluhlantakkan oleh perang.
Anak-anak-Ku, berdoalah dengan sungguh-sungguh bagi mereka yang bingung dan bagi orang-orang munafik yang berbicara tentang Tuhan tetapi tidak mengenal-Nya; mereka berbicara tentang Kerahiman tetapi tidak berbicara tentang Keadilan Kudus-Nya.
Anak-anak, teruslah berjalan di jalan yang telah kalian tempuh dalam iman. Jangan biarkan diri kalian tergoda, tetapi teruslah berjalan di jalan yang ditunjukkan oleh Yesus.
Anak-anak-Ku, ada banyak salib, tetapi percayakanlah diri kalian kepada Tuhan, yang dapat melakukan segala sesuatu. Jangan melihat ke dunia, tetapi fokuslah pada kekekalan.
Anak-anak, Aku mengasihi kalian, dan Hati Tak Bernoda-Ku akan menang bersama kalian dan di dalam kalian.
Berharaplah, cintailah Tuhan, sekarang dan selamanya.
Aku meninggalkan kalian dengan berkat keibuanku, dalam nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus.
Damai di hati kalian.
Renungan atas Pesan:
Bunda Maria sangat ingin menyelamatkan kita semua, anak-anak-Nya, dan Ia sekali lagi mengundang kita untuk mengubah sikap tertentu. Mari kita berhenti sejenak dan merenung: saat menghadapi penghinaan, apakah kita mampu menahan diri untuk tidak bereaksi dan mau memaafkan? Saat kita melakukan sesuatu yang baik atau penting, apakah kita mampu menghindari rasa bangga yang berlebihan, tetap rendah hati tanpa mengklaim jasa atas pencapaian kita? Saat kita melakukan kesalahan dan berdosa, apakah kita ingat bahwa Tuhan bukan hanya Maha Pengasih tetapi juga Maha Adil, dan bahwa kita akan mempertanggungjawabkan semua tindakan kita di hadapan-Nya?
Mari kita tetap memandang ke Surga — itulah tujuan kita — dan jangan biarkan diri kita terganggu oleh apa pun, bahkan oleh salib berat yang kita pikul, karena salib itu adalah kunci yang akan membukakan pintu Surga bagi kita.
Sumber: ➥ LaReginaDelRosario.org